Bunga Anggrek

Anggrek adalah tanaman berbunga dengan kelopak yang indah dan berwarna-warni. Anggrek memiliki jenis anggota paling banyak. Tanaman Anggrek dapat beradapatasi pada iklim tropis, dingin, dan sedang. Tanaman ini mampu hidup dengan kandungan air sedikit, namun tidak dapat bertahan hidup di gurun, karena anggrek memiliki akar serabut sehingga tidak mampu memperoleh sumber air pada kedalaman tanah.

gambar_bunga_anggrek_hias
Contoh Gambar Bunga Anggrek

Tanaman Anggrek termasuk epifit, yaitu tumbuhan yang dapat hidup mandiri, lepas dari tanah sebagai sumber hara, dan dapat menempel pada tumbuhan lain tanpa menyerap unsur makanan dari tanaman yang ditumpaginya.
Cara yang digunakan tanaman anggrek untuk mendapatkan energi adalah menggunakan sumber air yang diperoleh dari hujan, embun, atau uap air. Unsur mineral yang diperoleh Anggrek berasal dari debu atau hasil dekomposisi batang serta sisa-sisa bagian tumbuhan lain yang terurai. Anggrek tidak menyukai sumber energi matahari secara langsung, jadi biasanya tanaman ini lebih banyak tumbuh dibawah naungan pohon-pohon lain.

Anggrek digolongkan menjadi:
  • Anggrek Epifit, yaitu Anggrek yang tumbuh menumpang pada pohon lain tanpa merugikan tanaman yang ditempelinya dan membutuhkan naungan dari cahaya matahari. Akar anggrek menyerap makanan debu, air hujan, kabut dan udara sekitar. Contoh : Anggrek  Cattleya., Anggrek Dendrobiumsp
  • Anggrek Terestial, yaitu Anggrek yang tumbuh di tanah dan membutuhkan cahaya matahari langsung. akarnya mengambil makanan dari tanah. Contoh : Vanda 
  • Anggrek Saprofit, yaitu Anggrek yang tumbuh pada media yang mengandung humus atau daun-daun kering, serta menbutuhkan sedikit cahaya matahari. Jenis ini tidak memiliki daun dan klorofil. Contoh : Goodyera 
  • Anggrek Litofit, yaitu Anggrek yang tumbuh pada batu-batuan atau tanah berbatu, dan tahan terhadap cahaya matahari penuh. Anggek ini mengambil makanan dari hujan, udara, humus. Contoh : Paphiopedilum

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar