Tampilkan postingan dengan label Diabetes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diabetes. Tampilkan semua postingan

Panduan untuk Diabetes Tipe 1 (Kencing Manis)

Diabetes tipe 1 adalah suatu kondisi dimana tingkat glukosa dalam darah terlalu tinggi. Telah kita ketahui bahwa penderita diabetes tipe 1 memiliki ketergantungan insulin. Sehingga untuk mengelola diabetes, insulin harus digunakan/diinjeksikan setiap hari. Penderita diabetes tipe 1 juga harus memliki gaya hidup yang direncanakan dengan hati-hati.

Apabila
penderita diabetes dapat memiliki manajemen diabet yang benar, maka orang yang menderita diabetes dapat hidup sehat, aktif, dan .....

Panduan ini hanya petunjuk ringkas yang sering disarankan oleh
dokter ahli diabetes. Saya yakin jika Anda dapat memahaminya dengan baik, mungkin post ini akan bermanfaat bagi Anda untuk membantu dalam mengendalikan diabetes Anda


Langkah 1: Menyiapkan biaya jika sewaktu-waktu diperlukan
Langkah 2: Mengetahui tentang
seluk beluk kencing manis atau diabetes tipe 1
Langkah 3: Memahami
gejala-gejala diabetes
Langkah 4:
Diagnosa diabetes
Langkah 5: Memliki Program
pengelolaan Diabetes secara benar
Langkah 6: Gunakan
insulin setiap hari
Langkah 7: Ikuti pola makan sehat
Langkah 8: Monitor
glukosa darah
Langkah 9: Latihan olahraga
Langkah 10: Mengenali langkah darurat medis
Langkah 11: Memikirkan komplikasi jangka panjang
Langkah 12: Tetap melakukan check-up secara rutin
Langkah 13: Bertanya pada tim kesehatan (dokter, perawat, apoteker, atau orang yang ahli)

Adaptasi Hidup Dengan Diabetes Tipe 1

Bagi penderita diabetes yang ingin memelihara hidup secara baik dengan diabetes tipe 1, memang tidak bisa diremehkan. Pasti penderita diabet menemui lebih banyak komplikasi penyakit, apabila penderita diabet tidak mengelolanya secara serius. Penyelesain dengan cara mengatur gula darah saja, sepertinya tidak cukup membantu penderita diabetes agar tetap sehat dan kuat.

Kabar baiknya adalah bahwa
penderita diabetes tipe 1, dapat belajar untuk mengelola diabetes sehingga dapat mengurangi risiko komplikasi kesehatan jangka panjang. Jika diabetes tidak dikelola secara sunguh-sunguh, akibatnya bisa fatal, banyak penyakit keras yang sangat berhubungan dengan diabetes.

Bagaimana cara melakukannya?Berikut adalah cara penting untuk menjaga diri sendiri dan agar tetap termotivasi untuk hidup baik meskipun mempunyai
diabetes:

1. Selalu mencari informasi terkini tentang diabetes


Pada saat seseorang
diagnosis menderita diabetes, kebanyakan orang akan segera mencari informasi tentang diabetes dan mencoba belajar cara mengelola diabetes dengan baik. Tapi sayangnya, banyak penderita diabetes berhenti belajar setelah beberapa bulan pertama, karena mereka menganggap sudah cukup. Sebaiknya penderita diabet jangan melakukan kesalahan itu. Semakin banyak informasi yang diperoleh tentang diabetes semakin yakin pula penderita diabetes dalam mengelola diabetes itu. Sangat banyak sumber daya yang tersedia dalam situs internet, untuk membantu penderita diabetes dalam meningkatkan pengetahuan tentang diabetes.
2. Mengelola Diabetes Setiap Hari

Empat
cara penting dalam pengelolaan diabetes adalah insulin, pola makan, latihan dan cek kadar glukosa. Keseimbangan glukosa penderita diabetes adalah tantangan utama harian. Melakukan pengecekan darah secara teratur adalah satu-satunya cara untuk mengetahui perkembangan diabetes. Perlu diingat bahwa sembuh total dari diabetes tipe 1 bukan tujuan utama dalam pengelolaan diabetes, karena tidak ada orang dengan diabetes tipe 1 dapat menjaga tingkat kadar gula darah mereka dalam rentang normal setiap saat. Bila penderita diabetes merasa gagal dalam mengelola diabetes pada hari ini, cobalah untuk memahami kesalahan itu secara jujur, dan lakukan upaya untuk memperbaiki hari berikutnya.
3. Berkonsultasi dengan orang yang profesional
Manajemen diabetes tipe 1 membutuhkan keseriusan penderita diabetes dalam mencegah terjadinya komplikasi kesehatan. Penderita diabet adalah orang yang paling dominan dalam mengelola diabetes karena mereka yang harus melakukan sebagian besar pekerjaan. Namun penderita diabetes juga memerlukan bantuan dari para ahli yang dapat memberikan bimbingan.

Berikut para ahli(profesional)
yang dapat membantu penderita diabetes:
a. Endocrinologist : Merupakan pakar dalam diabetes.
b. Educator Diabetes : orang yang terlatih untuk membantu penderita belajar tentang diabetes dan melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk perawatan diabetes.
c. Ahli Diet : untuk membantu penderita diabet mengembangkan dan membuat rencana makan sehat yang disesuaikan dengan kebutuhan pribadi. Penderita diabet sebaiknya berkonsultasi dengan ahli diet minimal setahun sekali. Kunjungan tahunan ini sangat penting untuk memastikan kebutuhan gizi.
d. Pharmacist : Apoteker dapat membantu penderita diabet dalam memberikan informasi tentang obat yang dapat menyebabkan meningkatkan kadar gula.

source : http://type1diabetes.about.com/od/type1diabetesbasics/a/livingwithtype1.htm

Apakah Diabetes Tipe 1?

Diabetes tipe 1 adalah kondisi yang mempengaruhi cara tubuh Anda memproses makanan dan kemudian mengubahnya menjadi energi. Bila Anda makan, makanan dicerna dan dihancurkan menjadi gula sederhana yang disebut glukosa. Glukosa diperlukan untuk setiap fungsi pada organ tubuh, termasuk berpikir. Tetapi bila Anda memiliki diabetes tipe 1, Pankreas Anda berhenti memproduksi insulin, sebuah hormon yang memungkinkan sel-sel tubuh Anda untuk memanfaatkan glukosa agar dapat menghasilkan energi. Jadi, arti diabetes tipe 1 adalah kondisi tubuh yang sudah tidak dapat menggunakan glukosa dari makanan yang Anda makan dan tidak dapat mengolahnya untuk energi, sirkulasi dalam darah ini berlangsung secara terus-menerus.

Apakah Gejala Umum Diabetes Tipe 1?

Karena glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh Anda, maka kadar gula akan bertambah banyak di dalam aliran darah, hal ini dapat membawa tubuh Anda ke dalam krisis. Gejala paling umum yang berhubungan dengan diabetes tipe 1 adalah:

1. Mudah lelah
2. Sering kencing
3. Sering haus walaupun sudah minum
4. Sering merasa lapar
5. Berat badan meningkat

Sangat mudah untuk memahami gejala-gejala diabetes tipe 1. Lapar, berat badan dan kelelahan adalah gejala yang menunjukan ketidakmampuan tubuh dalam mengolah glukosa menjadi energi. Sering kencing dan kehausan terjadi, karena ini merupakan cara tubuh Anda untuk dapat membuang kelebihan glukosa melalui kandung kemih.
Apa Penyebab Diabates Tipe 1?

Diabetes tipe 1 berkembang bila ternyata sistem kekebalan pada tubuh tidak berfungsi dan terjadi gangguan pada sel-sel di pankreas yang bertanggung jawab untuk memproduksi insulin. Apa penyebab dan mengapa hal ini terjadi, masih tidak jelas bagi para peneliti, namun tiga kemungkinan besar yaitu:
1. Gen : ada penurunan gen dari orang tua dengan riwayat sebagai penderita diabetes
2. Virus : beberapa bukti menunjukan bahwa ada beberapa virus yang dapat memicu respons sistem kekebalan tubuh dengan melakukan pencarian dan menghancurkan misi; menghentikan produksi insulin di pankreas
3. Lingkungan : beberapa peneliti menduga bahwa lingkungan, jika digabungkan dengan faktor genetik, dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 1

Meskipun belum diketahui penyebab-penyebab secara pasti, kami mengetahui dengan pasti bahwa diabetes tipe 1 tidak hanya disebabkan oleh makanan yang berkadar gula tinggi.
Apa Perbedaan Antara Diabetes Tipe 1 dan Diabates Tipe 2?

Perbedaan terbesar yang ditemukan adalah dalam produksi insulin. Dalam diabetes tipe 1, produksi insulin berhenti total. Dalam diabetes tipe 2, pankreas terus membuat insulin, tetapi tidak cukup untuk menjaga keseimbangan gula dalam darah. Ada juga kemungkinan bahwa pankreas sudah memproduksi insulin dalam jumlah yang memadai, tetapi tubuh tidak menggunakannya dengan baik (disebut insulin resistance), paling sering terjadi karena kegemukan (obesitas). Sebagian besar dari mereka yang telah didianosisi memiliki diabetes tipe 2.
Adakah obat untuk diabetes?

Saat ini, tidak ada obat untuk diabetes (kencing manis). Obat untuk diabetes tipe 1 adalah transplantasi pankreas. Tetapi cara ini harus menghadapi resiko operasi dan orang-orang yang menerima transplantasi harus mengambil obat selama sisa hidup mereka untuk menjaga tubuh mereka terhadap reaksi tubuh terhadap penolakan organ baru. Selain risiko ini, terdapat juga sedikit orang yang bersedia menjadi donor untuk memenuhi permintaan.

Sampai saat ini obat yang lebih aman dan lebih mudah ditemukan, adalah mengelola/manajemen diabetes dengan baik. Klinis telah menunjukkan bahwa diabetes yang dikelola dengan baik dapat menunda atau bahkan mencegah banyak komplikasi kesehatan. Kenyataannya, ada beberapa hal yang menyebabkan orang dengan diabetes tipe 1 tidak dapat mengelola diabetes jika tidak melakukanya secara serius. Kebiasaan manajemen/mengelola diabetes yang baik diantaranya:
1. Hati-hati dalam perencanaan makan dan kebiasaan makan
2. Olahraga teratur
3. Mengambil insulin dan lainnya sebagai obat resep
4. Menjadi anggota tim proaktif untuk perawatan kesehatan Anda

Sources:National Diabetes Fact Sheet 2007. Centers for Disease Control and Prevention. Accessed: August 14, 2008

Informasi Penting Tentang Obat Diabetes / Insulin

Diabetes dikelola melalui obat, baik obat diabetes yang diminum atau di suntikan. Seperti banyak penelitian, bahwa ada banyak obat baru dan metode mengelola diabetes. Pemantauan juga merupakan komponen penting bagi orang yang menderita penyakit diabetes. Peralatan seperti monitor gula darah, pompa insulin dan cara-cara baru untuk mengelola insulin. Hal-hal yang perlu Anda ketahui adalah:

Pengobatan untuk Diabetes

Diagnosa dari
penyakit diabetes (kencing manis) akan memberikan banyak tantangan baru. Tergantung jenis diabetes yang Anda miliki, Anda mungkin perlu obat atau insulin. Anda mungkin perlu melakukan diet dan perubahan gaya hidup. Manfaatkan glucometers, pompa insulin untuk mengetahuinya. Apakah Anda tahu cara yang harus dilakukan untuk mengelola diabetes agar berhasil?
Referensi Obat untuk Diabetes Tipe 2

Ada
obat baru yang disetujui untuk perawatan diabetes tipe 2. Kategori obat-obatan baru. Januvia, Byetta, dan Symlin bekerja dalam cara yang sama sekali berbeda jika dibandingkan dengan obat standar. Klasifikasi obat-obatan lama yang masih digunakan, kadang-kadang dikombinasikan dengan yang terbaru.
Anda Harus Tahu tentang Insulin
Insulin adalah satu-satunya perawatan untuk diabetes tipe 1. Ini digunakan untuk menggantikan insulin dalam tubuh, karena insulin sudah tidak dapat di produksi oleh tubuh sendiri. Beberapa orang dengan diabetes tipe 2 juga mendapat manfaat terapi insulin. Memahami insulin dapat mengatasi kesulitan. Sebaiknya anda banyak belajar dan banyak tahu tentang insulin.
Insulin: Siapa yang membutuhkan dan Siapa yang Tidak?

Orang dengan
diabetes tipe 1, membutuhkan tambahan insulin karena tubuh mereka sudah tidak dapat memproduksi insulin sendiri. Namun, diabetes tipe 2 berbeda. Kurang dari sepertiga dari mereka yang menderita diabetes tipe 2 memanfaatkan insulin.
Diabetes dan Insulin
Diabetes tipe 1 dan tipe 2 merupakan kondisi dimana tubuh sudah tidak mempunyai pasokan insulin, padahal insulin dimanfaatkan oleh tubuh untuk membuang glukosa dalam darah. Kondisi ini menciptakan dua masalah: tingkat gula darah menjadi tinggi dan penipisan glukosa yang disimpan badan sebagai sumber utama energi. Profesional yang peduli kesehatan mungkin adalah orang terbaik untuk membantu pasien menilai apakah ia memerlukan insulin.

Cara Mengetahui Gejala Pra Diabetes

Pra-diabetes merupakan kondisi di mana sel-sel tubuh mulai menunjukkan perlawanan terhadap insulin. Sirkulasi gula dalam darah, tidak digunakan oleh sel untuk energi. Tingkat gula darah menjadi semakin tinggi. Peningkatan berat badan ( obesitas), diet tidak sehat dan gaya hidup tidak teratur dapat mengakibatkan pra-diabetes.

Apa artinya
pre diabetes? Ini berarti bahwa sel-sel di dalam tubuh menjadi resisten terhadap insulin dan tingkat gula darah menjadi lebih tinggi daripada yang seharusnya. Karena tingkat gula darah tinggi, artinya Anda memiliki diabetes tipe 2, kondisi inilah yang dapat disebut sebagai "pra-diabetes". Mungkin dokter Anda berkata "toleransi kadar gula yang buruk sedang menimpa tubuh Anda".

Tanda-tanda dan gejala dari Pra diabetes:
Gejala pra diabetes sulit diketahui ataupun dirasakan karena seringkali tidak ada tanda-tanda atau gejala untuk pra-diabetes. Cara untuk mengetahui tanda-tanda pra diabetes adalah dengan melakukan pemeriksaan secara rutin untuk menetahui tingkat gula darah. Baik melakukan pemeriksaan tingkat gula darah menggunakan jasa laborat ataupun alat yang dapat membantu tingkat gula darah secara valid. Kondisi tingkat gula darah normal di bawah 100 mg / dl. Jika tibgkat gula darah Anda 100-125 mg / dl, ini menunjukkan bahwa Anda mengalami pra-diabetes. Namun jika tingkat gula darah lebih dari 126 mg / dl kemungkinan besar Anda sedang menderita diabetes tipe 2.

Banyak orang yang merasa sehat berkata bahwa 'gak ada manfaatnya melakukan pemeriksaan
gula darah secara rutin, hanya buang-buang uang'. Terkadang saya juga merasa demikian. Namun saat tingkat kadar gula dalam darah meningkat tanpa diketahui, kemudian muncul berbagai komplikasi penyakit, barulah kita menyadari bahwa ternyata melakukan pemeriksaan kadar gula darah adalah hal yang sangat penting dilakukan.

Nah, mumpung belum terlambat dikategorikan sebagai
penderita pre-diabetes atau diabetes tipe 2, sebaiknya kita segera mengubah pola hidup, melakukan diet sehat, menjaga kondisi tubuh dengan aktivitas dan olahraga, mengatur pola makan dengan baik, dan selalu melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin.

Cek gula darah secara rutin? Berapa kali dalam setahun, sebulan, atau seminggu? Untuk melakukan pemeriksaan secara rutin, sebaiknya Anda konsultasikan pada dokter ahli penyakit dalam.

5 Faktor Penting Penyebab Diabetes Tipe 2

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Beberapa di antaranya berasal dari keluarga dan sejarah genetika. Tetapi beberapa diantarnya juga dapat terjadi karena kemunduran gaya hidup dalam mencegah diabetes tipe 2. Faktor-faktor apa saja dan apa yang dapat kita lakukan untuk mengurangi resiko?
1. Kegemukan (obesitas)
Faktor pertama yang menyebabkan diabetes tipe 2 adalah obesity. Statistik menyatakan bahwa 30% dari orang dewasa gendut. Karena terlalu banyak menyimpan lemak dalam tubuh maka tubuh seseorang menjadi gendut. Padahal lemak menghentikan kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin, jadi orang gendut lebih beresiko terserang diabetes tipe 2.


2. Hidup Tidak Berubah
Orang yang tak mau merubah diri ke gaya hidup sehat dan dan tidak mempedulikan masalah kegemukan, lebih mudah terserang diabetes tipe 2. Terlalu banyak diam dan kurang aktivitas (gerak) akan menjadikan obesitas, selanjutnya obesitas akan menyebabkan kita terserang diabetes tipe 2. Kita sebaiknya meningkatkan aktifitas untuk menurunkan tingkat gula darah dan membantu insulin agar bekerja lebih efektif.
3. Kebiasaan Makan tidak sehat
Sembilan puluh% dari orang-orang yang telah didiagnosis dengan diabetes tipe 2 adalah kegemukan. Makan tidak sehat merupakan kontribusi besar untuk obesitas. Terlalu banyak lemak, tidak cukup serat, dan terlalu banyak karbohidrat adalah kontribusi pada penyakit diabetes (kencing manis). Makan yang sehat dapat mencegah diabates tipe 2.
4. Sejarah Keluarga dan Genetika
Nampaknya orang-orang yang memiliki anggota keluarga yang telah didiagnosis dengan diabetes tipe 2 juga merupakan peluang besar bagi diabetes untuk menyerang tubuh seseorang .
5. Usia Bertambah
Semakin tua usia seseorang artinya semakin besar pula seseorang mengalami risiko diabetes tipe 2. Kemampuan organ tubuh orang tua akan banyak mengalami kemunduran funsional, jadi ada kemungkinan kemampuan pankreas untuk memproses insulin juga berkurang. Jika insulin tidak dihasilkan atau tidak dimanfaatkan oleh tubuh, artinya diabetes sedang terjadi. . . .

Mengendalikan Diabetes Anda

Cara mengendalikan dan mengelola Diabetes Anda adalah hal yang sangat penting. Karena diabetes adalah penyakit yang rumit. Diabetes dapat mempengaruhi banyak area tubuh serta berbagai bidang kehidupan Anda. Apa yang anda makan, bagaimana pola makan, perawatan dan pengobatan, tes gula darah Anda, latihan ... semua berperan dalam keberhasilan pengelolaan diabetes. Saya kira setiap orang mempunyai tujuan hidup yang bahagia, hidup sehat meskipun menderita diabetes.

Mengendalikan
diabetes memerlukan berbagai perawatan dan strategi dalam rangka proses penanganan diabetes secara efektif. Tampaknya semua informasi ini merupakan sesuatu yang sulit untuk dilakukan karena banyak perubahan hidup yang harus Anda lakukan. Tetapi setelah semua informasi tentang pengendalian diabetes dimengerti, Anda pasti dapat mulai melakukannya dengan baik. Berikut adalah hal-hal yang Anda harus pahami

Selalu berusaha melakukan saran dokter meskipun sulit dilakukan

Jika dokter memberikan banyak informasi untuk
mengatur diabetes anda, kemungkinan anda memiliki beberapa kesulitan untuk mencoba memahami segala sesuatu yang Anda harus tahu. Tetapi Anda sebaiknya melakukan saran dokter agar Anda dapat menegendalikan diabetes
Cek kadar gula anda secara rutin

Memeriksa tingkat gula darah anda dapat membantu anda mengendalikan
diabetes dengan baik. Satu-satunya cara untuk mengetahui dan untuk menguji tingkat kadar gula Anda adalah menggunakan glucometer. Anda juga harus mengikuti perkembangan angka-angka perubahannya.
Sebaiknya Anda memiliki gaya hidup sehat
Makanan dan kegiatan yang berbeda dapat mempengaruhi tingkat kadar gula darah. Jadi kita harus memiliki pola hidup sehat agar kondisi tubuh kita tidak semakin parah.

Meningkatkan Aktivitas Untuk Cegah Diabetes

Khusus penderita diabetes berusia 20 - 40 tahun, dianjurkan meningkatkan aktivitas fisik secara bertahap di bawah pengawasan dokter. "Kuncinya kita lebih baik berolahraga rutin 7,5 menit setiap hari ketimbang berlari selama 30 menit tetapi hanya satu kali dalam setahun. Apa sih yang sebaiknya kita lakukan agar dapat terhindar dari penyakit diabetes, berikut bacaan yang mungkin dapat membantu anda untuk memperoleh IDE.

Jogging, Sehat dan Cegah Diabetes

Mau terhindar dari
resiko diabetes? Tidak ada salahnya setiap hari melakukan jogging atau bahkan berlari cepat selama 30 menit. Olahraga lari rupanya membawa banyak manfaat.

"Sebenarnya kesehatan itu hanya diperoleh dengan berlari selama 7,5 menit perhari," kata Dokter James A Timmons Dari Heriot-Watt University, Edinburgh, Skotlandia.

Timmons dan para koleganya meneliti 16 pria berusia 20 tahun. Mereka diminta menjalanai enam sesi latihan fisik. Setiap sesi antara lain terdiri dari sprint selama 6 hingga 30 detik, diselingi empat menit istirahat. Setelah beristirahat mereka diminta berlari lagi. Sehingga total latihan tersebut mencapai 17 hingga 26 detik.

Latihan tersebut dilakukan selama dua pekan. Mereka juga diberi larutan manis setiap hari. Ternyata kadar gula mereka tetap normal. PAdalah menurut penelitia laruta glukosa biasanya menaikkan kadar gula darah di atas normal.

Timmons menganjurkan agar setiap orang melakukan latihan olahraga intensif setiap hari. Selain jogging olahraga yang juga bisa dilakukan adalah bersepeda kencang atau lari menaiki tangga dua kali dalam sepekan.

Khusus penderita
diabetes berusia 20 - 40 tahun, dianjurkan meningkatkan aktivitas fisik secara bertahap di bawah pengawasan dokter. "Kuncinya kita lebih baik berolahraga rutin 7,5 menit setiap hari ketimbang berlari selama 30 menit tetapi hanya satu kali dalam setahun," ujarnya/reuters/itz
sumber : http://www.republika.co.id/berita/39402/Jogging_Sehat_dan_Cegah_Diabetes

Penyebab Diabetes, Gejala, dan Cara Pencegahannya

Diabetes (kencing manis) adalah penyakit dimana tubuh penderita sudah tidak mampu mengendalikan kadar gula dalam darah. Karena penderita mengalami gangguan metabolisme pada proses penyerapan gula oleh tubuh. Gangguan metabolisme ini terjadi karena tubuh penderita tidak memproduksi zat insulin dalam jumlah cukup atau juga bisa karena tubuh penderita diabetes (pasien) sudah tidak mampu memanfaatkan zat insulin secara efektif- sudah tidak sensitif terhadap insulin.

Akibat gangguan insulin, berdampak pada penumpukan kadar gula dalam darah. Penumpukan kadar gula dalam darah akan di limpahkan ke saluran urine. Oleh karena itu pada penderita
diabetes, biasanya air kencingnya dikerubuti semut.

Selain itu, gangguan insulin juga mengakibatkan kadar lemak di pembuluh darah meningkat. Gangguan ini beresiko menimbulkan kecacatan- karena bagian tubuh yang terluka akan mudah terinfeksi- dan memunculkan komplikasi penyakit lain seperti jantung koroner, stroke, dan gagal ginjal.



Berdasarkan cara penyembuhannya,
diabetes dapat dibedakan menjadi dua tipe. Tipe pertama, penderita diabetes memiliki ketergantungan pada insulin secar penuh. Orang yang menderita diabetes tipe ini biasanya di ijeksi insulin. Tipe kedua, penderita diabetes masih dapat dibantu dengan obat-obatan. Diabetes tipe kedua biasanya dialami oleh orang yang kelebihan berat badan (obesitas).
Gejala Diabetes
Gejala diabetes ditandai dengan kondisi dimana seseorang sering merasa lapar dan haus, sering buang air kecil, terjadi penurunan berat badan, mudah lelah, sering terjadi infeksi pada kulit, luka yang lama sembuhnya, dan urine sering dikerubuti semut.
Penyebab Diabetes
Penyakit diabetes biasanya disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, pola makan keliru, kurang gerak /kurang aktivitas, stres, dan ada beberapa kasus disebabkan oleh faktor keteurunan (genetika).
Cara Pencegahan:

Mempunyai gaya hidup sehat, mengatur pola makan, hindari makanan yang banyak mengandung gula, protein, dan garam, rajin melakukan pengecekan kadar gula

Berbagai Penyebab Diabetes Miletus dan Cara Mengatasinya

Apakah yang menyebabkan kita dapat terserang penyakit diabetes milletus? Pada postingan artikel hari ini saya akan menjelaskan tentang penyebab diabetes secara lengkap.

Apapun jenis penyakit yang sedang kita derita pasti ada sebabnya. Saat seseorang di indikasi menderita penyakit diabetes biasanya mereka akan melakukan penelusuran tentang penyebab penyakitnya. Biasanya mereka mencari kesalahan-kesalahan yang telah dilakukannya sehingga menderita penyakit diabetes. Selain dokter, buku, artikel majalah, info koran ternyata internet juga dapat digunakan sebagai solusi penelusuran penyakit mereka.

Untuk itulah, saya sebagai blogger yang ingin share tentang gaya hidup maksimal mencoba memberikan ulasan ini kepada para pembaca gambar_hidup.


Tanda-tanda atau gejala seseorang menderita diabetes dapat diketahui dengan mengetahui perubahan yang terjadi. Beberapa perubahan yang terjadi pada seseorang saat ia terserang diabetes diantaranya, minum menjadi lebih banyak, buang air kecil menjadi lebih
sering, dan berat badan yang terus menurun, mudah lesu. Perubahan ini berlangsung cukup lama dan biasanya cenderung tidak diperhatikan oleh calon penderita diabetes. Hingga akhirnya seseorang harus pergi ke dokter dan memeriksa kadar darah (glukosa) darahnya.

Penyebab diabetes

Secara ilmiah, penyebab diabetes dapat dikarenakan kurangnya produksi zat insulin atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap zat insulin. Hal ini akan mengakibatkan kadar glukosa pada makanan tidak dapat diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh. Akibatnya kadar gula dalam darah akan terus meningkat.

Mengapa tubuh seseorang tidak dapat mengeluarkan atau tidak senseitif lagi terhadap zat insulin dan akhirnya dinyatakan positif diabetes?

Dr Kamandanu menjelasakan bahwa penyakit diabetes disebabkan oleh 2 hal yaitu, kelebihan mengonsumsi gula sehingga terjadi kenaikan gula darah dalam tubuh atau karena faktor keturunan -diabetes termasuk jenis penyakit yang menurun.

Gaya hidup yang tidak sehat dan pola makan yang buruk dapat menjadikan pemicunya. Karena pola makan yang tidak baik menyebabkan tidak ada keseimbangan antara karbohidrat dan kandungan lain yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Akibatnya kandungan gula dalam tubuh jadi tinggi melebihi kapasitas kerja pankreas. Atau bisa juga dari konsumsi makanan dan minuman yang tidak bersih dan di masak secara sembarangan.

Diabetes juga dapat disebabkan oleh faktor keturunan (gen). Jika orang tua kita menderita diabetes, kemungkinan besar kita juga akan terkena resiko diabetes. Karena penyakit ini menurun lewat gen. Jadi jika orang tua kita ada riwayat diabetes kita harus berhati-hati agar kita tidak terkena penyakit ini- kita harus menjaga tubuh dengan pola hidup sehat, mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula secukupnya.

Penyebab-penyebab diabetes diuraikan secara lebih lengkap oleh Dr. Ahani dalam blognya. Berikut sebagian tulisan Dr. Ahani yang dikutip gambar_hidup agar Anda dapat lebih memahami secara lengkap.

Penyebab diabetes mellitus sebenarnya bisa dengan berbagai macam cara misalnya:

1. Genetik atau Faktor Keturunan

Diabetes mellitus cenderung diturunkan atau diawariskan, bukan ditularkan. Anggota keluarga penderita DM (diabetisi) memiliki kemungkinan lebih besar terserang penyakit ini dibandingkan dengan anggota keluarga yang tidak menderita DM. Para ahli kesehatan juga menyebutkan DM merupakan penyakit yang terpaut kromosom seks atau kelamin. Biasanya kaum laki-laki menjadi penderita sesungguhnya, sedangkan kaum perempuan sebagai pihak yang membawa gen untuk diwariskan kepada anak-anaknya.

2.Virus dan Bakteri

Virus penyebab DM adalah rubela, mumps, dan human coxsackievirus B4. Melalui mekanisme infeksi sitolitik dalam sel beta, virus ini mengakibatkan destruksi atau perusakan sel. Bisa juga, virus ini menyerang melalui reaksi otoimunitas yang menyebabkan hilangnya otoimun dalam sel beta. Diabetes mellitus akibat bakteri masih belum bisa dideteksi. Namun, para ahli kesehatan menduga bakteri cukup berperan menyebabkan DM.

3. Bahan Toksik atau Beracun

Bahan beracun yang mampu merusak sel beta secara langsung adalah alloxan, pyrinuron (rodentisida), dan streptozoctin (produk dari sejenis jamur). Bahan lain adalah sianida yang berasal dari singkong.

4. Nutrisi

Nutrisi yang berlebihan (overnutrition) merupakan faktor resiko pertama yang diketahui menyebabkan DM. Semakin berat badan berlebih atau obesitas akibat nutrisi yang berlebihan, semakin besar kemungkinan seseorang terjangkit DM.

Cara Mengatasi Diabetes

Penyakit diabetes dapat di hindari atau dikurangi dengan cara mengetahui kadar glukosa darah dalam tubuh kita- lakukan pemeriksaan secara rutin- karena peningkatan dan penusrunan kada rgula dalam darah selalu berubah. Jika kita mampu menjaga kadar gula dalam batasan normal artinya kita dapat mencegah terjadinya komplikasi diabetes. Cara lain yang dapat Anda gunakan untuk mengurangi komplikasi diabetes adalah: berhenti merokok , mengoptimalkan kadar kolestrol, menjaga berat tubuh yang stabil, mengontrol tekanan darah tinggi (tensi), dan melakukan olah raga secara teratur.

Apakah artikel ini bermanfaat bagi Anda?

Solusi Cerdas Bagi Penderita Diabetes Militus

Penderita diabetes ternyata tetap diperbolehkan menikmati makanan enak seperti daging panggang, empal daging, udang rebus, pepes, sate, ikan mas, dan bakso. Tapi perlu di ingat, jangan makan secara sembarangan. Anda harus memperhatikan porsi kalori agar sesuai kebutuhan- mengerti berapa banyak kalori yang diperlukan tubuh untuk menyelesaikan pekerjaan yang Anda lakukan- selain itu kadar gula dalam makanan juga harus rendah.

Banyak penderita diabetes bingung mengatur pola makan. Mereka terlalu kuatir dengan jenis makanan yang manis -padahal banyak makanan manis yang rendah kalori. Cara aman yang dapat di lakukan penderita diabetes untuk menjaga kadar gula tetap rendah dalam menu makanan enak adalah
memasak sendiri. Makanan yang dimasak sendiri akan lebih terjaga kebersihannya dan lebih aman.


Pada postingan ini gambar_hidup akan mengulas tentang diabetes militus beradasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber. Gambar_hidup akan membahas apakah diabetes, bagaimana gejala diabetes, apakah obat diabetes, dan beberapa catatan penting bagi penderita diabetes miletus.


Diabetes Miletus Dan Perkembangannya

Definisi Diabetes melitus
adalah minimnya tubuh mengeluarkan Zat insulin, hal ini menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat. Mengapa? Karena sedikit atau tidak adanya zat insulin mengakibatkan gula tidak dapat diserap tubuh. Hal ini mengakibatkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi.



Kadar gula tinggi dalam darah akan dibuang melalui air seni. Dengan demikian air seni penderita diabetes milletus akan mengandung gula sehingga sering dikerubuti semut. Selanjutnya orang tersebut akan mudah letih-lesu, lemas, mudah haus dan lapar, sering kesemutan, sering buang air kecil, gatal-gatal, dan sebagainya.


Kita sudah tahu sedikit tentang diabetes miletus, nah selanjutnya gambar_hidup akan memberikan sedikit gambaran tetang perkembangan penyakit diabetes. Ahli penyakit dalam di RS Dr. Oen Surakarta, Dr Djoko Hardiman, SpPDKEMD, seperti dilansir dari harian SOLOPOS, mengatakan bahwa jumlah penderita diabetes di Indonesia saat ini sudah mencapai 13,7 Juta. Di perkirakan tahun 2030 penderita diabetes akan mencapai 20,1 Juta.
Menurut data WHO, Indonesia menempati urutan ke-4 terbesar dalam jumlah penderita Diabetes Mellitus di dunia. Pada tahun 2000 yang lalu saja, terdapat sekitar 5,6 juta penduduk Indonesia yang mengidap diabetes.
Namun, pada tahun 2006 diperkirakan jumlah penderita diabetes di Indonesia meningkat tajam menjadi 14 juta orang, dimana baru 50 persen yang sadar mengidapnya dan di antara mereka baru sekitar 30 persen yang datang berobat teratur.
Mengapa penderita diabetes miletus justru meningkat? Tentu banyak faktor yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini. Kita akan membahas hal ini lebih spesifik pada pembahasan penyebab diabetes.